TIPS & STRATEGI

Mengenal Blue Ocean dan Red Ocen Dalam Strategi Bisnis

Blue Ocean dan Red Ocean merupakan dua konsep dalam strategi bisnis yang pertama kali diperkenalkan oleh W. Chan Kim dan Renée Mauborgne dalam bukunya yang berjudul "Blue Ocean Strategy: How to Create Uncontested Market Space and Make the Competition Irrelevant" (2005). Kedua konsep ini digunakan untuk menggambarkan dua tipe pasar atau lingkungan bisnis yang berbeda.

1. Blue Ocean (Samudra Biru)

Blue Ocean menggambarkan pasar atau lingkungan bisnis yang belum terjamah atau belum banyak pesaing yang beroperasi di dalamnya. Dalam Blue Ocean, perusahaan menciptakan ruang pasar yang baru dan belum dipenuhi oleh pesaing, sehingga dapat menghindari persaingan langsung dan menciptakan peluang pertumbuhan yang besar. Strategi Blue Ocean berfokus pada inovasi dan penciptaan nilai tambah yang unik untuk menarik perhatian pelanggan baru.

Karakteristik Blue Ocean:

  • Inovasi produk atau layanan yang baru dan berbeda dari yang sudah ada di pasar.
  • Fokus pada menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dengan menawarkan sesuatu yang belum ada sebelumnya.
  • Menghindari persaingan langsung dengan kompetitor karena menciptakan pasar baru.
  • Memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi karena kurangnya persaingan.

Contoh Blue Ocean:

  • Uber: Menciptakan pasar ride-sharing yang sebelumnya belum ada.
  • Cirque du Soleil: Menggabungkan seni sirkus dengan teater dan menciptakan bentuk hiburan yang baru.

2. Red Ocean (Samudra Merah)

Red Ocean menggambarkan pasar atau lingkungan bisnis yang sudah jenuh dengan persaingan ketat. Dalam Red Ocean, perusahaan bersaing di pasar yang sudah ada dengan pesaing yang sudah mapan. Persaingan di Red Ocean sering kali mengarah pada perlombaan harga, mencari pangsa pasar yang sudah ada, dan mencoba untuk mengalahkan kompetitor lainnya. Strategi Red Ocean berfokus pada bersaing dalam pasar yang sudah ada dengan cara efisien dan efektif.

Karakteristik Red Ocean:

  • Persaingan yang ketat dengan banyak pesaing yang beroperasi di pasar yang sama.
  • Berfokus pada mendapatkan pangsa pasar yang sudah ada melalui strategi harga atau pemasaran.
  • Terkadang menyebabkan persaingan berbasis harga yang berdampak negatif pada profitabilitas.

Contoh Red Ocean:

  • Industri smartphone: Persaingan ketat antara produsen smartphone yang mencoba mendapatkan pangsa pasar yang sama dengan berbagai inovasi terbatas.

Kesimpulan

Blue Ocean dan Red Ocean adalah dua konsep yang digunakan untuk menggambarkan jenis pasar atau lingkungan bisnis yang berbeda. Blue Ocean menggambarkan pasar yang belum terjamah dengan potensi pertumbuhan yang tinggi, sedangkan Red Ocean menggambarkan pasar yang sudah jenuh dengan persaingan ketat. Memahami perbedaan antara keduanya membantu perusahaan dalam merancang strategi bisnis yang tepat untuk mencapai keberhasilan dan pertumbuhan yang diinginkan.